Kuliner

Tuesday, 7 May 2019 - 21:08 WIB

1 year yang lalu

logo

Icip-icip Kuliner Enak di Tempat Makan di Malang

Meski dikenal sebagai kota apel, sebenarnya Malang menyimpan banyak potensi wisata kuliner di mana banyak sekali tempat makan di Malang yang wajib disinggahi oleh para wisatawan.

Bila kamu berkunjung ke kota yang dikenal dengan temperatur udara menusuk tulang tersebut, jangan sampai lupa untuk mencicip kuliner-kuliner enak di tempat-tempat berikut ini, ya.

Bakso President

Bicara soal kuliner khas Malang, sudah pasti bakso menjadi rekomendasi utama. Untuk tempat makan bakso yang menjadi buruan nomor satu, terutama bagi para wisatawan yang singgah ke sana, jelas popularitas Bakso President masih belum terkalahkan. Kedai bakso ini sudah mulai beroperasi sejak 1977 dan dirintis oleh Abah Sugito. Dulunya, berlokasi di belakang Bioskop President yang kemudian menjadi nama dari warung tersebut. Lokasi tepatnya di Jalan Batanghari 5, Malang.

Varian bakso yang bisa kamu pilih di sini juga sangat beragam, mulai dari bakso biasa, urat, hingga bakso bakar. Ada pula menu pendamping seperti siomay, jeroan, tahu, dan lontong. Kamu tidak perlu khawatir soal harga, karena untuk harga bakso dibanderol mulai Rp. 10.000,- dan menu pendamping Rp. 1.000,- saja. Satu lagi, ada sensasi unik saat makan di Bakso President, yaitu konsumen bisa merasakan getaran bangunan saat kereta lewat karena memang lokasi kedai berada persis di samping rel kereta.

Bakso Kota Cak Man

Tidak kalah populer dari Bakso President, Bakso Kota Cak Man juga menjadi tempat makan di Malang yang tidak boleh dilewatkan. Bakso ini sudah memiliki beberapa cabang di Malang, bahkan hingga luar kota, sampai disebut sebagai waralaba bakso terbesar di Indonesia. Kantor pusatnya sendiri berada di Jalan Letjend S. Parman No. 56A, Purwantoro, Blimbing, Malang. Cak Man, pemilik usaha ini, sudah merintisnya mulai tahun 1961, lho.

Tidak berlebihan rasanya kalau Bakso Kota Cak Man disebut sebagai surga pecinta kuliner bakso. Rasanya lezat, baik dari rasa daging yang tidak dikalahkan oleh terigu seperti di penjual bakso lainnya, serta kuahnya juga sedap. Varian bakso yang ditawarkan pun sangat banyak, mulai dari bakso kerikil, bakso urat, hingga bakso dengan beragam isian seperti cabai dan telur puyuh. Selain bakso ada pula menu siomay, gorengan, dan bakwan yang khas. Semua itu bisa dicicipi dengan harga mulai Rp. 2.000,- saja per item.

Toko Oen

Kalau kamu ingin menyicip kuliner legendaris selain bakso di Malang, datang saja ke Toko Oen di Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 5, Klojen, Kauman, Malang. Toko Oen ini sebenarnya usaha waralaba yang dulu memiliki beberapa cabang di berbagai kota di Indonesia, tapi kini yang bertahan tinggal di Semarang dan Malang saja. Beroperasi sejak tahun 1930, Toko Oen menawarkan nuansa Malang tempo dulu mulai dari bangunan hingga interiornya.

Menu yang paling terkenal dari Toko Oen adalah es krim homemade-nya yang legendaris. Terutama varian Oen’s Special yang menawarkan cita rasa khas dari Toko Oen. Selain es krim, ada pula makanan dan minuman lain, mulai dari aneka jus buah, kue kering khas Belanda hingga Indonesia, sop buntut, bakmoi, dan masih banyak lagi. Tapi, perlu kamu ingat kalau berbagai menu di Toko Oen dibanderol cukup mahal, mulai dari Rp. 15.000,- per porsi.

Pecel Kawi

Meskipun pecel identik dengan makanan khas Madiun, tapi di Malang juga ada tempat makan pecel yang populer, yaitu Pecel Kawi. Lokasinya di Jalan Kawi Atas No. 43B Malang, didirikan oleh Hj. Musilah dan sudah beroperasi sejak tahun 1975. Tidak mengherankan kalau tempat makan di Malang yang satu ini sangat legendaris. Kalau kamu mau mencicip kuliner di sini, rumah makan ini buka mulai pukul 06.00 – 20.00 WIB. Pengunjungnya pun tidak pernah sepi, jadi kamu harus sabar menunggu antrean.

Seporsi nasi dengan bumbu pecel dan lalapan berupa tauge, kangkung, timun, kacang panjang dan kemangi, bersama lauk tempe goreng serta telur mata sapi dibanderol seharga Rp. 20.000,-. Harga tersebut memang relatif mahal, tapi sesuai dengan cita rasa yang ditawarkan. Peyeknya pun renyah dan tidak keras. Kalau tidak ingin makan pecel, kamu bisa memilih menu lainnya seperti nasi rawon atau nasi rames dengan aneka pilihan lauk pauk.

Soto Geprak Mbah Djo

Berdiri sejak tahun 1935, Soto Geprak Mbah Djo menawarkan aneka masakan khas Malang dengan harga murah meriah. Bagi kamu yang ingin menyicip kuliner lezat dengan harga terjangkau, warung makan yang satu ini merupakan rujukan yang tepat. Lokasi pusat Soto Geprak Mbah Djo berada di Jalan Letjen S. Parman No. 77-79 Malang dan sudah membuka beberapa cabang di kota apel ini.

Menu andalan dari warung ini tentu saja soto geprak. Disebut demikian karena di warung ini, dagingnya dilembutkan dengan dipukul-pukul di atas meja hingga menimbulkan bunyi ‘brak…brak’ yang sekaligus menjadi hiburan bagi pengunjung. Harga seporsi nasi soto di sini hanya Rp. 7.500,- saja. Murah, ‘kan? Cita rasanya juga menyegarkan. Selain soto, ada juga nasi pecel, nasi aneka penyetan, dan juga bakso.

Hot Cui Mie

Selain bakso, kuliner khas lain dari Malang adalah cui mie. Meski baru dikenal sekitar tahun 2000-an, tapi cui mie Malang bisa menyaingi popularitas bakso. Cui mie sendiri sejatinya adalah sejenis olahan mi tapi mangkoknya berupa pangsit besar sehingga dapat dimakan. Dan pelopor cui mie di Malang tidak lain adalah Kedai Hot Cui Mie yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman, Ruko S. Parman No. 56, Malang. Saat ini, kedai cui mie orisinil tersebut sudah memiliki 4 cabang di seluruh pelosok Malang.

Menu utamanya tentu cui mie aneka varian toping. Ada suwiran daging ayam, jamur, bakso, hingga seafood. Harga yang dipatok untuk seporsi cui mie juga sangat terjangkau, yakni Rp. 15.000,- saja. Supaya konsumen tidak bosan, tempat makan di Malang ini juga menyajikan menu lain seperti cap cay, fu yung hai, dan nasi goreng. Meski menyajikan menu yang condong ke oriental, tapi semuanya dijamin halal.

Pos Ketan Legenda

Pelopor ketan aneka rasa, sebutan itu tampaknya tidak berlebihan jika disematkan pada Pos Ketan Legenda yang buka di Jalan Kartini No. 6 Batu, kurang lebih satu kilometer dari Alun-alun Batu. Beroperasi sejak tahun 1967, kamu bisa mencicipi makanan ringan yang mengenyangkan di sini. Menu utamanya tentu saja aneka ketan, mulai dari rasa orisinal dengan taburan bubuk kedelai dan parutan kelapa, hingga toping durian yang sangat digemari.

Ada pula aneka gorengan seperti tahu isi dan bakaran usus atau ati ampela yang ditawarkan oleh tempat makan di Malang yang hits ini. Untuk minumannya ada pilihan teh, kopi, susu sachet dan murni, atau wedang alias minuman rempah. Soal harga juga kamu tidak perlu khawatir kantong menjadi bolong, karena seporsi ketan dipatok mulai Rp. 6.000,- saja per porsi sedangkan untuk minumannya Rp. 2.000,- per gelas saji.

Artikel ini telah dibaca 499 kali

Baca Lainnya