Liburan

Wednesday, 30 September 2020 - 07:54 WIB

10 months yang lalu

logo

Museum MACAN, Tempat Wisata Penuh Spot Foto

Bagi anda yang masih bingung dimana mau menghabiskan liburan akhir pekan anda, anda bisa mencoba berkunjung ke museum MACAN. Museum MACAN merupakan salah satu museum karya seni yang ada di Ibu Kota Jakarta. Ia banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, khususnya para remaja. Disini terdapat ratusan karya seni dari berbagai seniman Indonesia beserta negara lainnya.

Museum MACAN merupakan singkatan dari Museum Modern And Contemporary Art in Nusantara, sesuai namanya ia mengusung konsep seni modern di dalamnya. Tempat ini merupakan museum pertama di Indonesia yang menampilkan berbagai karya seni modern dan kontemporer dari berbagai seniman Indonesia dan Internasional.

Karya Seni yang Ditampilkan

Jelas Karya-karya yang ditampilkan disini akan sangat menarik untuk anda foto. Bagi para millenials yang suka eksis di instagram, Museum MACAN menyediakan beragam spot yang instagramable. Karya seni yang ditampilkan disini pun berganti dari waktu ke waktu, sehingga jika anda berkunjung lagi di waktu berikutnya maka anda akan disajikan tampilan yang berbeda. Misalnya saja pada tahun 2018 kemarin, selama 5 bulan yaitu dari bulan Juni hingga Oktober 2018 yang ditampilkan disini adalah hasil karya dari seniman Jepang, Yayoi Kusama.

Selain karya seni yang ditampilkan secara bergantian, ada juga 800 lukisan yang selalu menjadi andalan di tempat wisata ini. Karya seni tersebut merupakan koleksi dari Haryanto Adikoesoemo, seorang pengusaha kolektor seni sekaligus orang yang menggagas dibuatnya museum MACAN ini. Beberapa lukisan yang dapat anda saksikan tersebut diantaranya :

  1. Great Criticism : Coca-Cola
    sebuah lukisan yang mengkritik sebuah perusahaan minuman ringan yang dibuat oleh seniman asal China Wang Guangyi.
  2. Baguio Market
    Sebuah lukisan tentang pasar di Baguio, lukisan ini dibuat oleh Fernando C. Amorsolo pada tahun 1934 menggunakan cat minyak.
  3. Peta Bali dengan Mata Angin
    Sebuah lukisan berukuran 34 x 37,5 cm yang dibuat untuk menggambarkan Pulau Bali dan kota yang ada di dalamnya. Lukisan ini dibuat oleh Miguel Covarrubias pada tahun 1930.
  4. Wipe Out #1
    Merupakan sebuah lukisan yang terbuat dari Acrylic dengan ukuran 160 x 200 cm. Lukisan ini dibuat oleh salah satu seniman Indonesia Fx harsono pada tahun 2011.
  5. Le Vissage
    Sebuah lukisan minyak dengan bentuk abstrak yang dibuat oleh seorang seniman belanda bernama Karen Apple tahun 1962. Karren Apple merupakan salah satu pelukis yang sangat terkenal dari negeri kincir angin tersebut.
  6. Ngaso
    Sebuah karya seni karya seniman indonesia S. Sudjono di tahun 1964. Lukisan ini menggambarkan para pejuang kemerdekaan yang saat itu sedang beristirahat dengan senjata di sampingnya.
  7. Singa Menyerang Seorang Penunggang yang Memegang tombak di Atas Kuda Hitam yang Berderap
    Sebuah lukisan karya pelukis dalam negeri Raden Saleh. Lukisan ini dibuatnya pada tahun 1849 yang menggambarkkan seorang yang sedang diserang oleh singa dan akan mencoba untuk menombaknya.
  8. Potret Diri
    Sebuah lukisan karya S. Sudjono yang dibuatnya pada tahun 1965. Lukisan ini berusaha menggambarkan potret diri sang maestro Indonesia tersebut pada saat masih muda.

Selain lukisan-lukisan yang sangat menarik untuk dilihat, disini juga terdapat seni pertunjukan dan instalasi yang menggunakan berbagai media dan teknik yang beragam. Tentunya berbagai seni pertunjukan dan instalasi yang ada di museum ini sangatlah menawan dan merupakan tempat favorit berfoto bagi para pengunjung yang datang kesini. Salah satu yang menjadi favorit para pengunjung adalah Infinity Mirrored Room yang dibuat oleh seniman jepang Yayoi Kusama. Selain Infinity Mirrored Room, seni pertunjukan dan instalasi lain yang ditampilkan diantaranya adalah :

  1. Seven Stories karya seniman korea Lee Mingwei.
  2. One Million Years, karya seniman jepang On Kawara.
  3. The PastHas Not Passed, yang dibuat oleh Arahmaiani.
  4. Life Hearth Rainbow, yang juga dibuat oleh yayoi Kusuma.
  5. Art Turns, Word Turns, yang dibuat oleh team museum MACAN.
  6. Dunia Dalam Berita, yang dibuat oleh team museum MACAN.

Karya seni dan lukisan yang ditampilkan di museum ini memang sangat beragam ya. Hal itulah yang menyebabkan tempat ini menjadi sangat ramai dikunjungi dan tidak boleh anda lewatkan, apalagi jika anda tinggalnya di sekitar Jabotabek. Selain dapat melihat berbagai karya seni kreativitas para seniman, tempat ini bisa dijadikan sarana edukasi bagi anak-anak anda. Banyak sekali sekolahan, baik itu SD, SMP maupun SMA yang melakukan kunjungan wisata ke tempat ini.

Harga Tiket Masuk Museum MACAN

Museum yang terletak di Jl Perjuangan No.5, Kebon Jeruk , Jakarta Pusat ini memiliki tarif masuk yang berbeda-beda tergantung dari umur pengunjungnya. Untuk pengunjung dewasa, harga tiket masuknya adalah 100 ribu rupiah per orang, sedangkan anak-anak hanya dibebankan tiket masuk seharga 80 ribu rupiah per orang. Harga tersebut tentu saja terbilang cukup murah apabila dibandingkan dengan nilai karya seni yang ditampilkan di tempat ini.

Fasilitas yang disediakan oleh pengelola juga cukup lengkap, area parkir untuk pengunjung cukup luas. Terdapat pula fasilitas penitipan barang, bagi para pengunjung yang ingin menitipkan barangnya. Klinik kesehatan, tempat ibadah dan ruang perawatan bayi pun juga tersedia di sini. Bagi anda yang ingin bersantai terlebih dahulu setelah lelah berkunjung berkeliling melihat museum, anda bisa mampir ke Coffee Shop yang terdapat di dalamnya.

Bagi saya museum MACAN merupakan tempat wisata menarik di Jakarta yang tidak boleh anda lewatkan. Ia merupakan tempat yang sangat nyaman digunakan untuk berlibur pada saat akhir pekan. Apalagi tarif masuk yang disediakan juga terbilang tidak begitu mahal, sehingga masih bisa dimasukkan ke dalam rencana liburan anda.

Artikel ini telah dibaca 1627 kali

Baca Lainnya